Ketika mutiara-mutiara itu terhempas dan terburai pertamakalinya,
Sepanjang diri menemani kokohnya karang,
Tak sangkakan akan sedahsyat itu angin yang dibawa arus panas musiman,
Betapa saat itu gulungan air dan hempasan gelombang menderu deram di raga,
Perairan mutlak dengan hadirnya arus,
Namun tak semua arus hempaskan karang dan hancurkan pantai
Dari kejauhan lautan itu senantiasa tampak tenang
Namun gelombang yang hadir ketepian juga satu penghadir pesona laut
Saatnya kapal mulai berajak berlayar ketengah
Bersama mengayuh dayung
Meski semakin petang, semakin tinggi gelombang yang akan menghadang
Namun gelombang itu juga yang kan menghantar kita, berlayar hingga berlabuh
Recent Comments